Sabtu, 10 Mei 2014

MACAM -MACAM TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Kalau kita berbicara soal topologi jaringan komputer mungkin kita tidak asing lagi mendengar nya, tapi pernahkah kita bertanya apa itu Topologi? pada dasarnya Topologi adalah sebuah peta dari sebuah jaringan konputer. Kalau menurut yang saya pelajari disekolah saya topologi jaringan komputer terbagi atas 2 jenis yaitu: Topologi secara fisik Physical Topology dan yang satu lagi Topologi secara logika  Logical topology. Kalau topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susuna dari kabel dan komputer dan lokasi semua komponen jaringan , sedangkan kalau topologi secara logika bisa diartikan bagaimana imformasi atau aliran data dalam jaringan.
Dan berikut Macam-macam Topologi Jaringa Komputer yang akan saya jelaskan pada artikel ini, yaitu:
a. Topologi BUS
b. Topologi Star
c. Topologi Ring
d. Topologi Mesh
e. dan Topologi Tree
1.Topologi BUS
Topologi bus seringkali digunakan ketika jaringannya berukuran kecil, simpel, atau bersifat sementara. Sangat sederhana dalam instalasi, dan ekonomis dalam hal biaya. dan berikut keuntungan dan kerugian yang terdapat pada topologi BUS
Keuntungn
a.Bus adalah topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk penggunaan pada jaringan yang kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk dimengerti.
b.Bus hanya membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit
c.Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus
Kerugian
a.Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus
b.Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat Topologi BUS
c. Sangat lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
2. Topologi Star
Kalau Topologi yang satu ini semua kabel yang dihubungkan dari komputer-komputer kelokasi pusat dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan HUB. berikut keuntungan dan kerugian nya:
Keuntugan
a.Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
b.Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
c.Sangat mudah dikembangkan
Kerugian
a. Boros kabel
b. Perlu penanganan khusus
c. Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.
3. Topologi Ring
Topologi Ring adalah setiap komputer yang terhubung ke komputer selanjutnya dengan komputer terakhir terhubung kekomputer yang pertama. Tapi sayangnya jika akan dilakukan penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu keseluruhan jaringan.
Keuntungan
a.Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token.
b.Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
Kerugian
a.Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
b.Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
c.Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
d.Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4. Topologi Mesh
Kalau Topologi yang satu ini memiliki hubungan yang berlebihan antara dari peralatan-peralatan yang ada. jadi kesimpukan susunannya, setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lainnya. Keuntungan dan Kerugian nya adalah.
Keuntungan
a.Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
b.Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
c. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
Kerugian
a.Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
b.Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
5. Topologi  Tree
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda.Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Perkabelan dan Jenis Kabel Pada Jaringan Komputer

Perkabelan dan Jenis Kabel Pada Jaringan Komputer

Perkabelan Jaringan Komputer | Ada beberapa jenis kabel jaringan yang kita ketahui.
Di sini saya akan membahas kabel jaringan yang sangat sering digunakan pada umumnya, yaitu kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel ini sering kali digunakan pada jaringan local, karena kemudahannya dan harga-nya yang murah. Topologi yang sering digunakan dalam membangun sebuah jaringan menggunakan kabel UTP adalah Topologi Star.
Berikut Jenis Kabel dan Kegunaan-nya:

a. Kabel Straight
Kabel ini digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer menggunakan hub/switch. Adapun urutan kabel tersebut dari ujung ke ujung sama. Ada beberapa standar yang digunakan untuk mengurutkan kabel jenis ini. Namun urutan warna yang sangat sering digunakan adalah :
Ujuing A :
  • Orange Putih - Orange
  • Hijau Putih - Biru
  • Biru Putih - Hijau
  • Cokelat Putih - Cokelat
Begitu juga dengan ujung yang B sama dengan urutan yang diatas.

b. Kabel Cross (Silang)
Kabel janis ini berfungsi untuk menghubungkan dua buah komputer saja tanpa ada perantara hub/swich.
Adapun urutan warna kabel UTP sebagai berikut :
1. Ujung yang pertama dibuat Straight dan ujung yang ke dua disilangkan.
Contoh:
  • Pin 1 dihubungkan dengan Pin 3
  • Pin 2 dihubungkan dengan Pin 6
  • Pin 3 dihubungkan dengan Pin 1
  • Pin 4 dihubungkan dengan Pin 4
  • Pin 5 dihubungkan dengan Pin 5
  • Pin 6 dihubungkan dengan Pin 2
  • Pin 7 dihubungkan dengan Pin 7
  • Pin 8 dihubungkan dengan Pin 8
Urutan-nya hanya diubah pada Pin 1 - 3 dan 2 - 6

Kabel Cross
Jenis-Jenis Kabel yang digunakan Pada Jaringan Komputer
Dalam jaringan komputer, ada 2 buah media tranmisi yang digunakan. Secara kabel dan Nirkabel. Kabel berarti data disampaikan ke tujuan malalui sebuah media (fisik) dengan sinyal digital (listrik) ataupun analog (sinar laser infrared). Sedangkan Nirkabel berarti data dihantarkan melalui Media Udara bukan tembaga/serat kaca.

Adapun jenis-jenis kabel yang digunakan pada jaringan komputer.
Kabel Jaringan
Ada 3 jenis kabel yang biasa digunakan untuk membangaun jaringan yaitu :
  1. Kabel Coaxial
  2. Twisted Pair
  3. Fiber Optick
Kabel Coaxial
Terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan-goresan kabel.
Beberapa jenis kabel Coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasiotas datanya, lebih jauh jauh jarak jangkauan-nya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.

Kabel Coaxial Terdiri dari 4 bagian yaitu:
  1. Center core di pusat kabel, yang berfungsi sebagai konduktor
  2. Dielectric insulator, pembatas metallicshield dan Center core
  3. Metallic shield, pelindung kabel dari gangguan luar
  4. Plastic jacket, pelindung kabel terluar.
Penggunaan kabel Coaxial
Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu
  • Coaxial Baseband (Kabel 50 ohm) digunakan untuk transmisi digital.
  • Coaxial Broadband (Kabel 75 ohm) digunakan untuk transmisi analog.
Kabel Coaxial terkadang juga digunakan untuk Topologi Bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.

Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel "Thicknet" :
adalah sebuah kabel coaxial "original" Ethenet tidak digunakan lagi untuk LAN modem.

Aturan penggunaan thicknet:
  • Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50 ohm
  • Maksimum 3 segmen dengan peralatan terhubung (attached device) atau berupa populated segments.
  • Setiap kartu jaringan memiliki pemancar tambahan (external transceiver)
  • Setiap segment maksimal berisi 100 perangkat jaringan, termasuk repeater.
  • Maksimum panjang kabel persegment adalah 1.640 feet (sekitar 500 meter)
  • Jarak maksimum antar segment adalah 4.920 feet (sekitar 1500 meter)
  • Setiap segment harus diberi ground
  • Jarak maksimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter)
10Base2 / Kabel "Thinnet":
adalah sebuah kabel Coaxial RG/U-58, mempunyai diameter yang lebih kecil dari "Thicknet", menggantikan "Thicknet". Tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.

Aturan penggunaan Thinnet
  • Setiap ujung diberi hambatan sebesar 50 ohm
  • Panjang  maksimal kabel sekitar 100 feet (185 meter) per segment
  • Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan
  • Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard
  • Maksimum ada 3 segmant yang terhubung satu sama lain
  • Setiap segmen dilengkapi dengan satu ground
  • Panjang maksimum antar Tconnector adalah 1,5 feet (30,5 meter)
  • Panjang maksimum kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter)
Banyak orang beranggapan bahwa kabel coaxial sudah lagi digunakan , tetapi sesungguhnya hal itu adalah salah. Kabel coaxial memang sudah ditinggalkan untuk pemakaian antar PC seperti pada Topologi Bus, tetapi biasanya kabel Coaxial digunakan untuk menghubungkan PC atau sebuah device ke sebuah Antena, dikarenakan kabel coaxial menghantarkan data berupa signal Analog, itulah mengapa Antena televisi menggunakan kabel jenis ini. Kabel coaxial juga digunakan oleh beberapa ISP seperti B*ZNET menggunakan tekhnologi bernama HFC (Hybrid Fiber Coaxial), merupakan gabungan tekhnologi Fiber Optick dan Coaxial.

Twisted Pair
Kabel Twisted Pair terjadi dari dua kabel yang diputer enam kali per-inhi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis atau kategori 3.

Unshieded Twisted Pair
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.

Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level) untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk installasi LAN dan cocok untuk Topologi Star.

Shielded Twisted Pair
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN adalah IBM jenis atau kategori 1.
"shielded twisted pair" juga jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis installasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel. Kabel STP juga digunakan untuk jaringan data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

Kabel Fiber Optick
Kabel Fiber Optick adalah tekhnologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optick. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut "core", dan dikelilingi lapisan "cladding", "buffer coating", material penguat, dan pelindung luar. Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmisitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kabel Fiber Optick banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel Fiber Optick di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Opticnya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.

JENIS JARINGAN KOMPUTER

Jenis Jaringan Komputer secara umum kita kenal ada 5 macam, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network), Internet, dan Wireless (jaringan tanpa kabel). Sebenarnya, konsep dari Jenis Jaringan Komputer sama, yaitu untuk menghubungkan berbagai perangkat jaringan untuk dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Hanya yang membedakan adalah dari letak geologis-nya (mencakup wilayah dan area jaringan) dan teknologi yang digunakan (seperti penggunaan jenis kabel yang berbeda, IP Addressing sesuai kelas-nya, dan sistem keamanan (security) yang berbeda).

Berikut ini jenis-jenis jaringan komputer

1. LAN (Local Area Network)



Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi.

LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan. 

LAN menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik)  dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.

Keuntungan dari jenis jaringan LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.

Kerugian dari jenis jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.

2. MAN (Metropolitan Area Network)



Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih dari LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena jenis jaringan MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.

Keuntungan dari jenis jaringan MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

Kerugian dari jenis jaringan MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.

3. WAN (Wide Area Network)




Wide Area Network (WAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih daripada LAN dan MAN. Teknologi jaringan WAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.

Keuntungan dari jenis jaringan WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.

Kerugian dari jenis jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.

4. Internet



Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai jenis jaringan komputer beserta Topologi dan Tipe Jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.

Keuntungan dari jenis jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan

Kerugian dari jenis jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.

5. Wireless (Jaringan Tanpa Kabel)



Wireless merupakan jenis jaringan yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Keuntungan jenis jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.

Kerugian jenis jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.

MACAM-MACAM JARINGAN NIRKABEL

Macam Macam Jaringan Nirkabel

Macam-macam Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komputer dan perangkat jaringan lainnya, seperti kabel, switch, hub, router dll yang saling terhubung satu sama lain yang didesain untuk dapat saling berkomunikasi serta mengakses informasi.
Tujuan dari jaringan komputer adalah:
• Membagi fungsi sumber daya seperti berbagi pemakaian printer, CPU, RAM, harddisk
• Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
• Akses informasi: contohnya web browsing.
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Adapun macam-macam jaringan komputer yaitu :
Local Area Network (LAN)
Merupakan jenis jaringan komputer yang mencakup wilayah lokal yang dihubungkan dengan kabel (UTP, HUB, Switch, Router dll) yang dapat dipakai secara bersama-sama (misalnya : printer, hardisk). Contoh komputer-komputer pada jaringan LAN seperti warnet, laboratorium, kantor dll.
Keuntungan dari penggunaan Jenis Jaringan Komputer LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
- Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan Komputer yang hampir sama seperti LAN namun jangkauannya lebih luas. MAN biasanya dipakai untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. MAN biasanya meliputi area seluas antara diameter 5 s.d 50  km.Seperti jaringan telepon lokal, telepon seluler antar kota.
Keuntungan dari Jenis Jaringan Komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.
Kerugian dari Jenis Jaringan Komputer MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
- Wide Area Network (WAN)
Jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain bahkan antar benua. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.
Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.
- Internet
Merupakan jaringan komputer yang menghubungkan jaringan-jaringan di seluruh dunia melalui satelit.
Keuntungan dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan
Kerugian dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.
Berdasarkan media pengiriman atau transmisi data yang digunakannya, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi:
1. Jaringan kabel (Wired Network)
Yaitu jaringan komputer yang media transmisinya berupa kabel penghantar. Pada jaringan jenis ini, pengiriman data dari satu komputer ke komputer lainnya dilakukan melalui kabel penghantar tersebut dalam bentuk sinyal-sinyal listrik.
Keuntungan Jenis Jaringan kabel seperti transmisi data ke pengguna lebih cepat tidak memerlukan keamanan yang ketat.
Kerugian Jaringan kabel pengguna akan terbatasi untuk terhubung karena ada pemakaian kabel jaringan.
2. Jaringan tanpa kabel (Wireless Network)
Yaitu jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel. Pengiriman data pada jaringan jenis ini dilakukan dengan menggunakan gelombang elektromagnetik, seperti gelombang radio, bluetooth, inframerah dan microwave.
Keuntungan Jenis Jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.
Kerugian Jenis Jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.

Perbedaan Tipe Jaringan Komputer

Tipe Jaringan Client Server
Untuk kelebihan dan kekurangan dari tipe jaringan Client Server ini adalah sebagai berikut :
Kelebihan
  • Dari segi kecepatan, tipe jaringan ini memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi , dikarenakan SERVER tidak dibebani sebagai Workstation.
  • Dari segi Back Up, tipe jaringan ini memiliki sistem Back Up dan keamanan yang lebih baik, dikarenakan Back Up dilakukan terpusat pada server.
  • Dari segi keamanan dan administrasi, Tipe jaringan ini lebih baik, dikarenakan hanya ada satu pemakai saja yang bertugas sebagai Administrator yang mengatur Sistem keamanan dan Administrasi dalam jaringan.
Kekurangan
  • Segala jenis hubungan antara Server dan Workstation , tergantung seluruhnya kepada Server, Jika server mengalami gangguan , maka seluruh jaringan akan trganggu.
  • Biaya operasional yang mahal.
  • Memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan yang sangat baik yang akan dijadikan sebagai Server.
JARINGAN PEER TO PEER
Yang kedua adalah Tipe jaringan Peer to Peer,  Jika seperti pada tipe jaringan Client Server, dimana terdapat sebuah komputer yang bertindak sebagai Server yang berperan sangat penting dalam mengelola sebuah jaringan,  pada tipe jaringan Peer to Peer, setiap Komputer / Workstation dapat bertindak sebagai Server maupun sebagai Workstation (Client). Sehingga tidak ada perbedaan antara Server dan Workstation (Client). Selain itu juga, dalam Jaringan Peer to Peer ini , tidak perlu menggunakan HUB / SWITCH untuk menghubungkan dua buah PC / Laptop, karena untuk menghubungkan keduanya, dapat dihubungkan secara langsung menggunakan kabel UTP tanpa perantara. Dalam jaringan Peer to Peer inipun, setiap PC / Laptop yang saling terhubung dapat saling berbagi sumber daya dalam jaringan tanpa harus dikendalikan oleh salah satu PC/Laptop yang  terhubung, karena semuanya memiliki hak akses yang sama dan tidak dibatasi.
Dalam jaringan Peer to Peer pun tidak perlu menggunakan Operating System (OS) khusus untuk Server, karena pada tipe jaringan ini tidak memiliki sebuah Server. Untuk menghubungkan 2 buah PC / Laptop menggunakan kabel UTP, harus menggunakan kabel UTP yang bertipe Crossover, karena jika menggunakan tipe pengkabelan Straight Through, maka kabel LAN tidak akan terkoneksi, terkecuali LAN Card atau Ethernet yang kawan-kawan gunakan sudah mendukung Straight Through.
Tipe Jaringan Peer to Peer
Adapun kelebihan dan kekurangan dari Tipe Jaringan Peer to Peer ini adalah sebagai berikut :
Kelebihan
  • Biaya instalasi yang lebih murah.
  • Tidak memerlukan OS Khusus untuk server.
  • Tidak membutuhkan administrator.
  • Kelangsungan jaringan tidak bergantung pada server, Jadi, ketika salah satu PC / Laptop mengalami gangguan , maka jaringan tidak akan terganggu.
Kekurangan
  • Tingkat keamanan kurang.
  • Tidak cocok digunakan untuk Jaringan berskala besar dan kompleks.
  • Troubleshooting jaringan lebih sulit.
  • Kemampuan kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan Client Server

JENIS JARINGAN KOMPUTER

JENIS JARINGAN KOMPUTER

Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu:

1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.